Punya kisah yang sangat membekas terhadap guru, sekolah, dan teman di AP? Berbagi Yuk! kirimkan ceritamu ke hilmanhawali@yahoo.com
Kita share ceritamu di sini!
Punya kisah yang sangat membekas terhadap guru, sekolah, dan teman di AP? Berbagi Yuk! kirimkan ceritamu ke hilmanhawali@yahoo.com
Kita share ceritamu di sini!
Aku punya teman-teman terbaik di sini yaitu Faiz itu baik suka ngasih makanan , jefier sekelas terus dari kelas 1-3, Faza suka main dengan aku, Rayhan suka ngajak main bola, Zaki orangnya baik dan suka ngajak main, Febi orangnya baik lagi suka ngasih uang, Riva suka ngajak main catur, Fauzi suka ngaja ngegambar, Ghifari suka main bola, Adam suka ngajak naik angkot bareng kalau ke rumah nenekku di maleber.
Tapi aku juga punya hal yang sedih di Asih Putera, yaitu saat nilai matematika ku di rapor kelas lima semester 1 dikasih 5.5 oleh guru matematika saya, yaitu Pak Sodik. Aku pindah ke SD IT Birrul Walidain Bogor, guru matematikaku Bu Iik, ia tegas tetapi sabar memberikan ilmunya, sampai aku benar-benar mengerti, dan berkat Bu Iik juga usaha keras dan bantuan ibuku yang selalu bilang aku anak pintar…nilai ujian nasionalku untuk matematika dapat 8,0000000000000000000000000000000000000…..seneng banget……! Mudah-mudahan Asih putera punya guru matematika seperti bu iik di SD IT Birrul Walidain. Oh ya guru yang paling aku senangi di Asih Putera adalah Bu Ida, ia tegas tetapi ilmunya mudah dimengerti aku suka dengan caranya mengajar. Ia mengajar PKPS ketika aku kelas lima. Salam sama bu Ida, ya!
Asih Putera…hampir sepuluh tahun ngajar di MI (dulu namanya waktu saya masuk masih SD Islam), terus jadi kepala MTS AP..banyak suka dan dukanya. Ketika ngajar di MI, paling senang adalah ketika Eros (Angkatan 01 MI) yang selalu dianggap “underdog” bisa dapat nilai 10 untuk topik rangkaian listrik di kelas 6. Paling bangga, ketika Annisa yang berhasil masuk Fak. Psikologi UIN Bandung, mengatakan bahwa komentar saya dikarangannya telah menginspirasi teh Anissa untuk menentukan langkah masa depannya. Paling haru, ketika selesai memberikan tausiyah bada ashar pada angkatan 01 MTS di TTUC tentang hukum petasan, dengan penuh kesadaran anak-anak angkatan 01 MTS membuang dan merusak petasan…..yang lain punya cerita silahkan beri komentar disini.
oi MASih Ingat ini wisal teman tk massa gak ingt masingat gak waktu tk ak bawa bekal telor eh ak beli telor di luar jadi di marahi sama siapyaaa lupa eh sama ak juga mete2ka dapat 8 alhamdulilah .
KM Pnya YM
atau eMAIL
Wisal…so pasti aku masih inget dong! Yang rumahnya di Jalan Pesantren di Pondok Mutiara, kan? Aku sekarang tinggal di Bogor, sekolah di Pesantren Darunnajah Jakarta Selatan. Aku punya YM dan email, yaitu fakhrulahli@yahoo.com, kontak2 ama aku ya. Eh, Faiz sekolah dimana? Kamu juga masuk SMP mana? Alhamdulillah dapat nilai 8 matematika, pasti karena bimbingan Bu Pipih yang sabar. Salam ya sama Bu Pipih, Ibu Pipih ngajarin matematika waktu aku kelas tiga. Bu Nurlia waktu aku kelas 4. Salam sama guru2 AP.
salam yach buat semua guru asih putra
Semua ttg MIAP amat berkesan, hampir 4 tahun mengajar kls 1 Abu Bakar dg murid yg berganti2 sifat dan kemampuannya. Ada yg sgt melekat dlm ingatan waktu ngajar kls 1 yaitu Muksin, yg rumahnya samping Polres Cibabat (Toko Meube). Ucin panggilan sayangnya, dia amat aktif dan gak mau diam. Tp semangat belajarnya tinggi walaupun prestasinya tdk terlalu bagus. Tp Ibu sgt terkesan dg keceriaannya, walau sering bikin temen menangis Ucin mudah minta maaf. Dan Ucin sgt murah hati, sering memberi teman2 dan Bu Gurunya makanan bekal sekolahnya. Salam buat Ucin kalau ada yg ketemu ya, sayang lepas kls 3 Ucin pindah sekolah…
Mas Rio, Farizi, ada dimana skrg? Hana Natalisa I miss You, How is your Modther? Fiqi skrg tinggal di Belanda ikut Mamahnya, beberapa kali kirim email tp lama tak ada kabar lg..
Mas Bakso sama gorengan bala-bala masih ada gak skrg?
Waktu di Asih Putera saya punya kesan yang indah tentang Bu Irma. Bu Irma wali kelas 4 saya. Ia guru yang baik, setiap siswa ia beri julukan sesuai dengan karakteristik anaknya. Bu Irma selalu memandang anak dengan positif. Bu Irma menjuluki saya “The Golden Boy”. Waktu saya kelas lima Bu Irma dipindah ke MTS. Guru favorit saya di Asih Putera adalah Bu Ida. Bu Irma dan Bu Ida “the best teacher”.
Ada satu tradisi yang paling berkesan dari SD Islam Asih Putera Tradisi tersebut adalah:
1. menuliskan untuk agenda shalat
2. menulis untuk amal shaleh harian
3. anak menulis diary-nya walaupun hanya 1-2 baris saja.
4. orang tua dan guru menulis perkembangan anak2nya (sehingga keduanya mendapatkan informasi yang seimbang).
Ide awal saat pendirian asih putera, dan kemudian digulirkan oleh Pak Edi, hasilnya luar biasa, siswa di angkatan 1, 2, 3, dan 4 tak pernah kesulitan dalam menuangkan ide ke bentuk tulisan. Akhlak anak pun terkontrol dengan baik.
(NB. Bu Euis salah satu guru yang rajin menulis perkembangan tiap anak di sekolah, ya ga?)
Yang paling berkesan lagi adalah tradisi diskusi mingguan, khusus membicarakan perkembangan anak. Saking asyiknya berdiskusi sampai-sampai waktu pun mencapai pukul 5.30.
Yoi, Bu Yan… kita dulu sgt menekankan akan usaha dan proses, bukan hasil. Krn kt semua punya keyakinan bahwa dg proses yg bagus pasti akan dpt hasil yg bagus. Duuhh… manis betul anak-anakku di MIAP dulu, betapa senangnya menulis segala hal ttg perkembangan anak-anak dr hari ke hari. Dari mulai yg belum bs cebok sendiri sampai akhirnya bisa, dr yg suka gigit jari, suka ngompol, penakut sama hantu, belum bs baca, banyaaakk.. sekali, dan semua menjadi hebat!!!
Suasana hubungan yg terbangun antara guru dan ortu sgt luar biasa indah, kemesraan guru dan murid luar biasa indah, tak kan pernah terlupakan krn sampai saat inipun kedekatan itu masih bisa terjalin indah…
Buku Agenda Harian yg Bu Yanti maksud sampai saya bawa ke Yangon loh, agar anak2ku bs tetap konsisten dan istiqomah melaksanakan semua kebaikan di dalamnya, walaupun beraaaat sekali tantangannya di yangon.
Insya Allah, slowly but sure… itulah proses!!
***SETIAP bulan Ramadan, Madrasah Ibtidaiah (MI) Asih Putera biasa menggelar kegiatan regular bertajuk “Ramadhan Ceria”. Pada Ramadan 1429 H yang diselenggarakan 22-25 September 2005, kegiatan yang digelar meliputi sanlat, baksos, dan mabit. Kegiatan baksos meliputi penjualan barang-barang supermurah, bahkan gratis. Juga ada pembagian sembako kepada 600 warga. Lalu, sekitar 24 kelas mengikuti lomba parcel antarkelas paralel. Semua parcel itu akan diserahkan kepada lembaga yatim piatu. Oleh karena itu, pada malam harinya ada kegiatan buka bersama 200 anak yatim piatu yang ada di Kota Cimahi. (Tim Warcil MI Asih Putera Cimahi)***
Pada masih ingat RAMADHAN CERIANYA ASIH PUTERA DONG??? Saya lupa-lupa ingat, kapan pertama kali digulirkan Ramadhan Ceria?Kalau ga salah waktu masih ada Pak Sandi?? tahun 1998 atau 1999?? WAKTU ITU RAME MABIT! Tetapi saya ingat, pada saat kepala sekolahnya Bu Euis lah…Ramadhan Ceria mulai melebar dan bermetamorofsis menjadi “Social Charity”….Ibu yang satu ini jiwa socialnya memang tinggi…..Dan lagu Ramdhan Ceria yang sering dinyanyikan saat Ramadhan Ceria diciptakan oleh Bu Nurlaela alumnus Matematika ITB yang suka nyanyi….ini artinya Asih Putera sendiri sudah punya dua volunter yang menciptakan lagu. Satunya lagi pencipta mars Asih Putera…yaitu Nina Herlina (Sekarang Dosen di Psikologi UPI). Sayangnya mereka berdua ga pernah dapat royalty dari AP, ga perlu royalty hanya sekedar PIAGAM TERIMA KASIH pun belum pernah diberikan….AlumAPers bagaimana kalau kita aja yang ngasih PIAGAM..setuju ga??????????????
Banyak sekali pengalaman yang berkesan selama bersekolah di MI, tetapi yang paling saya ingat adalah saat Malam Bina Iman dan Taqwa (mabit).
Bulan ramadhan (kalau g salah) tahun 2004, saya mengikuti kegiatan mabit bersama teman-teman seangkatan lainnya. Saat mabit kami buka bersama, tarawih, mendengarkan ceramah, mengaji, makan cemilan yang dibawa dari rumah lalu tidur. Tengah malam, saya dibangunkan dari tidur dan dipisahkan dari teman-teman yang lainnya serta dibawa ke kelas di lantai 3. Di sana Bu Ida marah-marah g jelas gitu, sampai nendang-nendang kursi malah. Saya yang merasa tidak bersalah tetap tenang walau lebih waspada dan takut (siapa tahu aq didorong lewat jendela, hehe). Pada akhirnya Bu Ida minta maaf, sebenarnya Bu Ida marah-marah karena tuntutan “skenario”. Tapi, waaah.. menyeramkan sekali bos!
wah sepertinya salah tahun, tahun 2004/2005, ya?
Assalamualaikum…
Ahh… ya allah, Asih Putera… Satu episode yang seumur hidup tak pernah terlupakan meski hanya sepenggalan kenangan…
Dimulai dari pindah sekolah kelas 3 SD ke sana karena ibu dapat kerja di bagian administrasi. Waktu itu sekolahnya masih dibangun dan semester baru sudah mulai beberapa minggu kalau tak salah. Sangat canggung melihat kanan-kiri di waktu istirahat, anak lelaki lagi main sepakbola, dan masih ada gundukan pasir di lapangan, kantin penuh dengan anak-anak… Kepala sekolah waktu itu… apa Pak Seno, ya? Kemudian ada Bu Epi yang ternyata teman kuliah bibi yang sudah almarhumah, lalu Azmi Aflah yang ternyata tahun sebelumnya pernah ikut pesantren kilat Salman sama-sama meski beda kelompok…
Waktu itu kelas 3 nya dapat kelas yang gelap di sudut… dekat WC akhwat. Yang sekarang kalau gak salah dipecah dan jadi lab komputer… ya? Ingat juga surah yang pertama kali dihapalkan di sana itu surah Adh-Dhuha, juga ingat kesulitan menyerut pensil pakai cutter… pertama kali pakai, soalnya.
Dan itu baru hari pertama. Kalau dijelaskan 4 tahun disana, ya allah, bakal panjang banget…
Apakabar, guru-guruku tersayang? Yang aktif di wordpress kayanya Bu Euis, yah?
saya juga aktif diwordpress kok, untuk meningkatkan madrasah di Indonesia…
terlalu bnyak pengalaman di SD asih putra
gbsa d critain satu2
heheheh.
…..allOw cmUa…..
nie qu ayutia…alumni asput tauN2007\2008
duhhh rasaNya pengen ga pindaH dr asPut dh soAlya rme bgt!!!
wkt kelas 2 ma 3 rasanya rame bgt qu kan sklas ma nnnnniken….,niken tuch orngnya rame abieez,trus mona jg….tp tmen-Tmen yg lain jg rame kok ag seneg wkt kedufan rame bgdh….aq seneng wkt kelas6bhe gtu…apalagipas pepisahan dipandiga..pengen dh rasanya balik lag keasih putera..
Hoi, Ayutia, inget aku gak??
punya fs atau fb gak??
kalau punya, add aku: aufadhia@yahoo.co.id
hariiy niiy nak Mts n MA ge padda mabit ! !
cobba kallo dina laghe di cimahi, bissa nebeng ikutan numpang tidur di AP tuwh .
hhew .
.
mmm,,kalo mo di cRitain satu-satu kenangan di Mts mah dduuuwh . . .
kappandt selese’na ? ?
kenangan di MTs banyaaaak banggeeeedh . . . .
mm,,dina mci pake numr hendphune yg lama lowh . .
cmzn nyo’ ! ?
LuPh AP so much ! ! ! ! ! !
bingung jika harus memilih mana pengalaman terbaikku di SDIT AP (ngaku2nya SDIT aja ah, lebih keren namanya, lagipula ganti jadi MI pas kelas 6). semua kisahku di SDIT sangat berkesan, mulai dari nilai sempurna untuk matematika saat kelas 2(pertama masuk SDIT, kan SDIT baru ada pas aku kelas 2) bersama Nisa, sampai EBTANAS di sekolah orang.
hal pertama yang paling berkesan di SDIT adalah pulang sorenya (smp j3 atau j4an), ini berlaku sampai aku kelas 3SD dan hanya berlaku untuk angkatan pertama saja (hehe), pasalnya, kalau tidak salah saat rapat ortu dan guru, ada yang keberatan dgn jam sore ini. padahal jam sore ini membuatku dan teman2 seangkatanku bebas bermain, satu gedung(saat itu masih 1lantai, dan baru dibangun bagian kirinya saja) untuk satu angkatan, setiap istirahat aku dan kawan-kawanku berlarian sampe kena marah guru2 saking ributnya.
teringt juga saat suatu Jumat memasak bareng, bukan hanya yang perempuannya saja tapi juga laki2ny, bukan hanya murid tapi juga guru.
yang unik di SDIT adalah lomba memasak antar kelas.
wow ada teh mahya…
apa kabar teh……
waaahhhh…. lomba masak antar kelas ya…..
jadi inget, waktu itu kelas saya mau bikin puding tahu……
tapi pas mau di sajikan ke piring, pudingnya langsung berantakan…..
wadoh…. gagal nih….
tapi ada yang ngusulin ini puding di namain aja puding tahu orakarik….. (hahaahahahaah)…. tapi tetep menang kok, kategori nama yang unik… hahahaah (unik apa aneh…..?)
asik juga waktu dulu pernah ngeliwet semua kelas…..
nikmatnya makan bersama satu kelas dalam satu daun pisang yang di susun memanjang…….
hmmmm.. kangen masa2 SD nih……
Bismillah… wah subhanallah, kecintaan dan loyalitas guru-guru dan alumni MI Asih Putera layak mendapat acungan jempol, kini saya pun jadi alumni MI Asih Putera yang kini bertugas di MTs-MA asih Putera, buat anak-anak MI atau guru-guru, semoga tetap bisa menjalin silaturahmi dan kebersamaan paling tidak lewat media ini.
Punya cerita, kisah, hikmah perjalanan hidup yang membanggakan hasil dari pendidikan Asih Putera, silahkan informasikan ke Bapak, agar semuanya tetap menjadi kebanggaan Asih Putera.
Duuuhhh..kangen banged asput euy!oh ia..aku angkatan baru…yah 2008/2009 gt dh……aku kangen ma siapa pun…kpn ya bisa reunian brng???
boleh tuh! nanti bulan desember ya, tunggu aku pulang dari medan
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
wahh… kangen bgt nih ma asput! ya, biarpun brw beberapa bulan kluar dr asput (angkatan 2008/2009) rasa kangen itu emang trus melekat.. lega rasany klo bs ktmu ma tmn2 q lg.. k2k klas n adik kls.. jg guru2 yg slalu membingbing qt cmua.. miss u all..
hari rabu, 9 september 2009.. angkatan aq ngadain buka brsama, tp sayang, yg dtg cmn sdikit.. tp t2p lah rame n gokil cmua..
o iia.. skrg hr minggu, 20 september 2009.. hr yg d tunggu2, stlah sebulan pnuh brpuasa.. LEBARAN.. taqobbalallahu minna wa minkum.. minal aidzin wal fa idzin.. mohon maaf lahir dan bathin.. maafin Risna y, klo pas d asput, Risna sring bqn kesel+marah+jengkel tmn2+guru+k2k klas atw adik klas.. Risna teh khilaf..
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Saya kangen sama kalian semua (2008-2009), walaupun saya telah menemukan kebahagiaan di SMP Negeri 2 Bandung, namun kebahagiaan bersama kalian takkan tergantikan, takkan terlupakan dan akan selalu ada di memori otak saya selamanya.
I miss u all…
Farah kamu punya email ga? kalo aku rifqi.taqiuddin@gmail.com
asalamualaikum wr. wb.
Halo temen2 semua, apa kabar? setelah keluar dari asih putera, saya berada di medan lhooo, disini saya merasa bosan, karena saya tak ada teman di rumah.
jadi ingat dengan asih putera yang temannya aktif,gokil,pinter,jail,baik,perhatian,dll. oya gurunya juga baik dan penuh kasih.
salam buat pak Asep yang membimbing saya menghafal al qur’an.bu imas juaningsih yang mengajariku berteman saat TK.bu Rini,pa Rahman,bu Eva,bu Muti,pa alan yang jadi waliku saat kelas 5 dan karate,bu Nung,bu Ida,pa Mukhtar yang mengajari aku karate,pa Gunawan yang selalu bikin aku ceria,dan banyak lagi.pokoknya asyik deh.